Merangkai 3 Warna: Pameran Seni yang Nggak Cuma Aesthetic, tapi Penuh Makna

Jakarta – Pameran Merangkai 3 Warna resmi dibuka pada Rabu, 12 Februari 2025, di Institut français Indonésie (IFI) Wijaya, Jakarta Selatan. Acara yang digelar oleh Komunitas Sambal ini bukan sekadar ajang pamer karya seni, tapi juga perayaan kreativitas lintas generasi. Ada 12 seniman kece yang turun gunung, masing-masing dengan perspektif unik tentang seni kontemporer.

Opening yang Penuh Vibes & Kehangatan

Sejak pintu pameran dibuka, suasana langsung terasa hangat dan penuh apresiasi dari para seniman, pecinta seni, sampai tamu kehormatan. Buat Rr. Kori Soenarko alias Oie, founder Komunitas Sambal, momen paling spesial adalah kehadiran Ibu Sukartini Silitonga Djojohadikusumo—akrab disapa Bude Tin—bersama putrinya, Ibu Mitra Vinda, yang juga mentor untuk Merangkai 3 Warna.

“12 Februari 2025 jadi hari penuh syukur buat saya. Bisa berbagi kebahagiaan bareng orang-orang hebat ini, rasanya priceless!” ujar Oie saat ngobrol bareng Cultural TV.

KOMUNITAS SAMBAL - Solidaritas Anak Muda Berbasis Ahlak dan Loyalitas

Kolaborasi Warna, Perspektif, dan Generasi

Dengan tema harmony in colors and perspectives across generations, pameran ini menampilkan karya-karya dari Kori Soenarko (Oie), Eki T, Neisya, Ambar Triadi, Sardi Riyanto, Yasmin Kania Dewi, YH Suseno, Agung Marsudi, Neea Rahma, Tatiana Arianne Raisa, Dave Giovanny Latumahina, dan Michelle Rezky.

Nama Merangkai 3 Warna sendiri melambangkan perpaduan kreativitas lintas generasi dalam satu ruang inspiratif. Kolaborasi ini lahir dari kerja sama solid antara Komunitas SAMBAL dan IFI Wijaya.

Merangkai 3 Warna

Merangkai 3 Warna: Lebih dari Sekadar Pameran Seni

Bukan cuma soal estetika, setiap karya yang dipajang punya cerita dan perspektif yang bikin pengunjung melihat dunia dengan cara yang baru. Merangkai 3 Warna juga membuka ruang diskusi tentang peran seni dalam kehidupan yang lebih luas.

Pameran ini terbuka untuk umum di IFI Wijaya hingga 15 Maret 2025 setiap hari mulai jam 9.00 – 16.00 wib, jadi jangan sampai kelewatan buat lihat sendiri koleksi inspiratif yang menghubungkan generasi, latar belakang, dan perjalanan seni dalam satu narasi yang harmonis.

Info lebih lanjut? Langsung aja kontak email: merangkai3warna@komunitassambal.com

Ucapan Terima Kasih yang Tulus

Dalam wawancara bareng Cultural TV, Oie juga mengungkapkan rasa terima kasihnya buat semua support system yang selalu ada di belakang layar.

“Saya nggak bisa sampai di titik ini tanpa keluarga yang selalu mendukung. Terima kasih buat suami saya, Fachmi Tamzil; kakak sepupu saya, Mbak Yuri Marina dan keluarganya; kedua paman saya, Om Bambang Tjendono dan Om Bambang Sudyanto; Mbak Itje dan keluarga; Mas Agung Marsudi; Bu Mun; Mas Baim, dan semua yang ikut berperan dalam suksesnya Merangkai 3 Warna.”

Dia juga nggak lupa mengapresiasi teman-teman yang selalu kasih motivasi dan semangat.

“Support dari semua teman dan sahabat-sahabatku bener-bener bikin semua ini terasa lebih berarti. Ini bukan sekadar pameran, tapi bukti bahwa mimpi dan kolaborasi bisa jadi kenyataan. Saya sangat bersyukur!”

Merangkai 3 Warna

Jadi, buat lo yang suka seni atau sekadar mau menikmati karya yang fresh dan penuh makna, Merangkai 3 Warna wajib banget masuk bucket list!

Silahkan dibagikan